Saturday, March 2, 2019

besarnya kebutuhan BBM perhari di indonesia

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR I Rudi Ariffianto menjelaskan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-subsidi jenis Pertalite bermuara pada peningkatan produksi minyak Pertamina, sehingga pada tahun 2025, cukup untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri.
"Ini memang jadi fokus Pertamina untuk meningkatkan produksi minyaknya. Sebab gap antara kebutuhan dan pasokan minyak di Indonesia sangat besar, lebih tinggi permintaan daripada suplai," kata Rudi, dalam dialog publik di Medan Club Jalan Kartini, Medan.

Pada dialog publik bertajuk "Analisa Dampak Kenaikan BBM Non Subsidi di Provinsi Sumut" ini, Rudi menjelaskan bahwa kebutuhan minyak di Indonesia mencapai 1,2 juta kiloliter per hari.
Sementara pasokan yang ada hanya sekitar 600.000 kiloliter per hari. Untuk menutupi kekurangan ini, harus melalui impor.
"Setiap hari begitu, kami mendatangkan minyak dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan minyak masyarakat. Nah, inikan tentu membutuhkan biaya," katanya.
Ke depan, lanjut Rudi, sesuai rencana bisnis Pertamina yang juga sudah disetujui negara selaku pemilik 100 persen saham Pertamina, akan fokus pada peningkatan produksi minyak melalui pembangunan kilang baru, upgrade kilang berumur tua dan investasi kilang ke luar negeri.
"Tentu hal itu kan membutuhkan biaya besar. Sebah itulah dana yang dimiliki Pertamina sekarang harus dikelola dengan baik. Jangan sampai berantakan yang ujung-ujungnya mengganggu rencana peningkatan produksi. Dalam hal ini kebijakan untuk menaikkan Pertalite menjadi tuntutan," kata Rudi.
Rudi kemudian mengekspos hal yang jarang diketahui publik, yakni biaya operasional mendistribusikan kebutuhan minyak ke seluruh Indonesia.
"Di Papua misalnya. Saat ini sudah berlaku kebijakan BBM satu harga dengan wilayah lainnya di Indonesia, dari sebelumnya Rp 50 ribu per kg bahkan hingga Rp 75 ribu per kg. Kebijakan satu harga kan tentu ke ongkos angkut minyak yang mahal yang kemudian menjadi beban Pertamina," ujarnya.


Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Pertamina: Kebutuhan BBM Per Hari Tinggi, Pasokan Hanya 600 Kilo Liter, http://medan.tribunnews.com/2018/04/15/pertamina-kebutuhan-bbm-per-hari-tinggi-pasokan-hanya-600-kilo-liter.
Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Silfa Humairah


No comments:

Post a Comment